Kue mangkok mekar

Ingredients:- 125 g tape singkong
- 175 g gula pasir (karena tapeku gag terlalu manis, gulanya aku tambahin jadi 200g)
- 100 g tepung terigu
- 150 ml air
- 75 g gula pasir
- 200 g tepung beras
- 200 ml air dingin
- 150 ml air soda (aku pake 7up)
- 1 sdt baking powder
- pewarna merah dan biru (hi hi hi, punyanya cuma itu)
Directions:- Campur tape dengan 175 g gula pasir, aduk rata hingga halus. Sisihkan. (karena pengen halus betul, aku proses pake FP)
- Campur tepung beras dengan air dingin. Uleni sebentar. Sisihkan.
- Masak air dengan 75 g gula pasir hingga mendidih dan gula larut. Tuang air gula sedikit demi sedikit kedalam wadah berisi tepung terigu sambil diaduk hingga licin. Sisihkan.
- Campur adonan tape dengan adonan tepung beras. Uleni hingga licin.
- Tuangkan campuran tape kedalam wadah berisi adonan terigu, uleni kembali hingga licin.
- Masukkan bakin powder, aduk hingga rata.
- Tuangkan air soda sedikit demi sedikit hingga menjadi adonan yang encer. Saring.
- Bagi adonan menjadi 2 bagian. Masing-masing beri pewarna sesuai selera.
- Panaskan cetakan kue mangkok yang sudah dioles dengan minyak kedalam dandang yang airnya sudah mendidih dan beruap banyak.
- Setelah cetakan panas, tuangkan adonan hingga hampir penuh. Kukus selama 20 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan.
Ingredients:- 200 g tepung beras
- 1/2 sdt ragi instant
- 50 g gula pasir
- 1/2 sdt garam
- mentega putih ato minyak sayur untuk mengoles
Areh :- 750 ml santan kental dari 2 butir kelapa (aku pake santan kalengan)
- 5 lembar daun pandan, sobek-sobek, simpulkan
- 1 sdt garam
Taburan :- 1 buah pisang plaintain, iris tipis, panaskan sebentar dalam wajan yang telah dioles mentega
- meyses
- keju cheddar parut
Directions:-
Areh : jerang santan, dan pandan dan garam sambil diaduk hingga mendidih dan kental. Angkat. Ambil bagian atas santan sebanyak 100 ml, sisihkan.
- Dalam sebuah wadah, masukkan tepung beras, ragi instan, gula pasir dan garam. Tuangi 100 ml santan hangat sambil diaduk hingga rata. Pukul-pukul adonan hingga gula larut.
- Tuangkan sisa santan, aduk hingga tercampur rata. Diamkan adonan selama 1 jam hingga berbuih. (gara-gara ketiduran, tu adonan jadi terdiamkan selama 3.5 jam, he he he)
- Panaskan wajan kecil (sebaiknya mawaj dari baja) dengan api yang sangat kecil. Olesi dengan mentega putih atau minyak sayur.
- Masukkan 1 sendok sayur (ukuran kecil) adonan ke dalam wajan sambil diratakan sisinya dengan punggung sendok hingga membentuk lapisan tipis. Diamkan sebentar hingga berpori.
- Beri 1 sdt areh dan bahan taburan lalu tutup. Masak hingga matang dan bagian tepi serabi mengering. Angkat.
Note :- Untuk taburan keju dan meyses, sebaiknya ditaburkan sesaat setelah diangkat. Karena jika ditaburkan seperti potongan pisang, keju dan meysesnya akan meleleh. (ini berdasarkan pengalaman saya lho)
- Buat yang gag punya wajan khusus serabi, jangan bersedih ya, karena adonan ini juga tetep bagus jika dibuat dengan menggunakan wajan teflon biasa. Tapi tentu saja pilih yang diameternya kecil. Pic di bawah ini menggunakan wajan teflon diameter 10 cm. Hasilnya jadi sebesar serabi notosuman yang asli, hanya tanpa pinggiran tipisnya ... he he he ...